Perilaku Konsumen (hasil diskusi kelompok)

Lagi-lagi postingan resume, yak inilah kerjaan saya sekarang ini.. meresume apa yang udah saya diskusikan dikelas bersama-sama dalam mata kuliah teori organisasi umum🙂 jadi ceritanya tuh ya saya dan teman-teman memang sedang dihadapkan pada bentukan tugas dari dosen kami dengan bentukan kelompok yang akan mempresentasikan makalah masing-masing kelompok.

Nah, sekarang giliran saya membahas apa itu perilaku konsumen yang saya tagkap terkait hasil kerjaan saya dengan teman-teman dari kelompok 2. Enjoy it friends!😀

Perilaku konsumen itu? macem-macem sob, banyak kali lah itu macamnya kalau orang batak bilang sampai pusinglah aku dibuatnya.. Hehe.. ya memang pada kenyataannya konsumen memiliki berbagai macam watak dan juga penalaran yang berbeda-beda terkait pandangannya akan barang atau jasa yang akan dia beli atau gunakan.

Namun, sedikit berbeda jikalau kita buat pertanyaan, bagaimana dengan di Indonesia?

Di Indonesia sendiri ya berbeda-beda pula selera dan juga macam perilakunya, namun ada satu bentuk perilaku yang memang menjadikan Indonesia dibanjiri oleh produsen, yakni apa teman-teman? KONSUMERISME! yak! itu dia.. kalimat sakral itulah yang begitu menghiasi lubuk hati para ibu-ibu penggila mode di Indonesia dan juga Ibu-ibu gossipers.. Hehehe.. dan tentunya Bapak-bapak sekalian dengan hobby dan juga olahraganya.. Semua dibeli.. semua IMPORT! banggakah dengan itu semua???

SEHARUSNYA SIH TIDAK BANGGA…………………………..

yah apa boleh buat, dan mungkin saya juga mengerti kenapa bapak Handi Irawan sampai-sampai membuat kriteria konsumen indonesia ini.. ada yang baik, tapi banyak yang buruk #jedotinkepalaketembok

yaaa karena inilah sifat-sifat yang sangat memprihatinkan tersebut :

  1. Berpikir jangka pendek (short term perspective)
  2. Tidak terencana (dominated by unplanned behavior)
  3. Gagap teknologi (not adaptive to high technology)
  4. Berorientasi pada konteks (context, not content oriented)
  5. Suka buatan Luar Negeri (receptive to COO effect)
  6. Gengsi (putting prestige as important motive)

OemJIIIIIIII.. mikir pendek.. ya jelas orang liat apa-apa pengen dibeli.. dan itulah yang menyebabkan konsumen indo tidak merencanakan segalanya dengan baik.. (laper mata jadinya). Udah dibeli, gak ngerti cara pakenya (GAPTEK) yaampun… mendaing jangan dibeli buuu.. Pengen eksis? pengen modis?? mungkin itulah yang mendasari konsumen indonesia mendajikan KONSUMERISME sebagai dewa mereka dalam hal beli membeli barang..

Mulai sekarang, pikir lagi deh, banyakin menggunakan produk dalam negeri.. boleh pake produk luar negeri tapi kalau masih ada yang sama dan itu buatan dalam negeri, toh menguntungkan diri sendiri kan? lebih murah dan menaikkan pendapatan negara.

Itulah yang dapat saya sampaikan (khotbah jum’at mode) hehehe yak mungin itu aja sih yang bisa saya tangkap dari diskusi saya kemarin soal perilaku konsumen.

Tetep stay inline di blog saya ya guna mengdapatkan hal-hal yang baru dan pastinya… TIDAK COPY PASTE!

salam blogging.. salam Dunia Kreatifitas dan Say No to PLAGIAT!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s