Pentingnya mengenal sifat tiap-tiap individu dalam organisasi

Jumpa lagi viewers di tulisan iseng-iseng berhadiah saya.. kali ini saya akan membahsa tentang sebuah hal yang pastinya begitu penting untuk disimak. Kenapa? karena hal ini berkaitan dengan salah satu kebutuhan kita sebagai manusia yakni kebutuhan kita sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan bantuan serta kerjasama dengan orang lain dalam mencapai tujuan hidup kita.

Seperti yang kita ketahui, di dalam sebuah organisasi kita pasti akan sering berhubungan dengan orang lain yang berada dalam naungan organisasi tersebut, karena pada hakikatnya sebuah organisasi merupakan tempat dimana sekumpulan orang berkumpul, menjdai satu atas dasar ideologi yang sama akan suatu hal tertentu. Lalu? Bagaimanakah dengan pentingnya mengenal sifat dari tiap-tiap individu di dalam organisasi tersebut? hal itu akan saya bahas di postingan saya kali ini.

“Jika kita ingin dimengerti, maka mengertilah pula keadaan orang lain”

Liat kalimat yang saya bold itu viewers? Oke.. Itulah hal pertama yang menjadi aspek penting betapa perlunya kita untuk mengerti orang lain sebelum diri ini mampu untuk mengerti orang lain.

Viewers : ….. Caranya dit?

Me : Caranya ialah dengan membaca setiap kemungkinan dimana saja dan kapan sajakah mereka butuh untuk dimengerti dengan memberi bentuk pertolongan di saat mereka membutuhkan kita.. karena itulah tercipta kalimat selanjutnya yang akan saya bold yakni…

“Memberilah sebanyak-banyaknya, niscaya engkau akan mendapatkan ganjaran yang berlimpah”

Hal ini sesuai dengan prinsip organisasi, yakni kita memberikan waktu hidup kita untuk memajukan sebuah organisasi yang kita geluti demi terciptanya tujuan utama dari organisasi tersebut, dengan memberi dan juga membantu kawan kita sesama anggota organisasi, maka terbentuklah rasa saling mengerti dan juga dimengerti dari tiap-tiap individu di dalam organisasi, yang pada akhirnya menciptakan tatanan organisasi yang bersahabat dan mampu menerjang kebutuhan-kebutuhan organisasi berdasarkan etos kerja dan rasa saling bantu-membantu yang tinggi diantara sesama anggota organisasi tersebut..

Setelah kita dapat memahami sifat dan perilaku dari masing-masing individu dalam organisasi.. Maka tidak akan ada lagi kata “saya” tapi akan ada satu ikatan batin yang mempersatukan tiap-tiap individu menjadi sebuah tatanan organisasi yang disebut dengan “kami”

Enam kata yang paling penting: “Saya akui memang saya yang salah”

Lima kata yang paling penting: “Anda melakukannya dengan sangat baik”

Empat kata yang paling penting: “Menurut pendapat Anda bagaimana?”

Tiga kata yang paling penting: “Tolong, Bisakah Anda. . .”

Dua kata yang paling penting: “Terimakasih banyak”

Satu kata yang paling penting: “Kami”

Satu kata yang paling tidak penting: “Saya”

“Menyatukan banyak otak saya akui tidaklah mudah, tapi itu mungkin dan bisa!”  -Adit Prasetyo-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s